Selasa, 19 September 2017

Pemerintah Adakan Lomba Foto Tentang Pembangunan Infrastruktur Indonesia



Pemerintah Adakan Lomba Foto Tentang Pembangunan Infrastruktur Indonesia

Pembangunan Infrastruktur Indonesia



Proyek Infrastruktur Indonesia – Masih dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur yang ada di Indonesia, maka beberapa waktu yang lalu Pemerintah yang bekerja sama dengan beberapa pihak mengadakan lomba fotografi dengan mengangkat tema infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Lomba foto ini pun bisa diikuti oleh masyarakat umum, mulai dari para profesional fotografer, mahasiswa, pelajar, dan lain sebagainya semua berlomba untuk memberikan foto terbaik terkait dengan pembangunan infrastruktur yang sedang gencar dicanangkan oleh pemerintahan Jokowi.            

Dan pada akhirnya nanti, foto-foto hasil jepretan rakyat Indonesia tersebut akan dipajang pada sebuah pameran yang akan diadakan di Monumen Nasional (Monas), dan bahkan Presiden Joko Widodo pun dijadwalkan juga akan turut menghadiri acara pameran tersebut.

Sementara itu, Wahyu Utomo selaku Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan penyediaan Infrastruktur prioritas sendiri mengaku turut berbangga dengan apa yang telah dicapai pemerintah terkait dengan pembangunan infrastruktur. Hal ini tergambar isa dilihat dari berbagai hasil jepretan yang ditampilkan oleh masyarakat sendiri.

“Melalui pameran foto ini, kita mencoba mengajak masyarakat untuk lebih memahami serta mengerti tentang pembangunan infrastruktur yang selama ini dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya ya dengan cara ini, yakni melihat langsung tiap proyek infrastruktur dan langsung mengabadikannya dalam sebuah foto,” ujar Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu juga mengatakan bahwa meskipun jarak perlombaan foto ini terbilang cukup cepat dan singkat, namun nyatanya ada sekitar 900 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia yang telah tergabung dan berpartisipasi, dengan total foto yang diterima oleh panita berjumlah sekitar 2.000 foto.

Wahyu juga mengatakan bahwa, semakin masyarakat mengetahui secara mendalam tentang proyek infrastruktur yang dilakukan pemerintah, maka masyarakat juga bisa turut serta dalam memantau apa yang dikerjakan selama proyek infrastruktur  tersebut berlangsung.


Wahyu juga menambahkan, melalui perlombaan fotografi ini, kita bisa melihat bahwa Indonesia bagian barat saat ini menjadi daerah yang paling gencar pembangunan proyek infrastruktur nya, dan dinilai lebih variatif. Sementara untuk proyek infrastruktur Indonesia bagian tengah dan timur masih bisa dikatakan dalam tahap persiapan dan akan segera dimulai.


Tak hanya pameran foto, untuk mendukung proyek infrastruktur Indonesia, akan diadakan juga pameran infrastruktur terbesar di Indonesia dengan nama Indonesia InfrastructureWeek (IIW), yang akan diadakan pada tanggal 8 hingga 10 November 2017, di Jakarta Convention center.

Rencananya acara ini akan dihadiri oleh puluhan hingga ratusan praktisi dibidang pembangunan infrastruktur, investor, para kontraktor, dan lain sebagainya baik dari dalam maupun luar negeri untuk saling menemukan peluang kerja sama yang tepat dalam satu tempat.

Jadi, bagi Anda profesional yang bekerja di bidang pembangunan infrastruktur Indonesia, bisa langsung mendaftarkan diri dan mengikuti event tahunan terbesar ini.

Untuk informasi lebih lengkap dan pendaftaran, silahkan kunjungi www.indonesiainfrastructureweek.com



Jumat, 15 September 2017

Pembangunan Proyek Infrastruktur Indonesia Sebagai Cara Untuk Pemerataan Ekonomi



Pembangunan Proyek Infrastruktur Indonesia Sebagai Cara Untuk Pemerataan Ekonomi


Pembangunan Proyek Infrastruktur Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, Pembangunan proyek  Infrastruktur telah menjadi salah satu pusat perhatian dari pemerintahan Presiden Joko Widodo dan wakil Presiden Jusuf Kalla.

Hal ini sengaja dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing dari Indonesia sekaligus sebagai upaya untuk pemerataan pembangunan. Sehingga, pemerintah melalui kementerian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan penggenjotan proyek infrastruktur Indonesia yang berada di daerah.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Basuki Hadimujono selaku Menteri PUPR yang memberikan keterangan bahwa sedikitnya ada lima langkah inovasi yang akan dilakukan oleh pemerintah. Antara lain adalah regulasi pembebasan lahan, inovasi dengan teknologi, proses pembiayaan, serta kepemimpinan sekaligus koordinasi dengan antar lembaga.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa dibawah kepemimpinannya, Kementerian PUPR sudah memberikan instruksi yang jelas kepada jajarannya agar bekerja secara 7 hari penuh dengan menggunakan 3 shift kerja serta adanya tambahan peralatan sekaligus tenaga kerja. Basuki juga mengatakan bahwa memenuhi kebutuhan infrastruktur sama saja untuk mendukung kebutuhan pokok masyarakat, baik sandang, pangan, serta papan.


Basuki juga mengatakan bahwa bila berbicara mengenai pembangunan perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dalam kurun waktu 2015-2016, Pemerintah melalui Kementerian PUPR telah sukses membangun sedikitnya 1,5 juta unit rumah. Sementara untuk tahun 2017 sendiri, sudah berhasil terbangun sekitar 449 ribu unit per Agustus, serta dengan total anggaran sekitar Rp 37,5 triliun.


Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya diatas bahwa proyek infrastruktur Indonesia telah menjadi salah satu sorotan pemerintah. Untuk itu, diadakan pula event tahunan terbesar bertajuk Indonesian infrastructure week 2017, yang nantinya akan menghadirkan lebih dari 158 perusahan di bidang konstruksi dari 40 negara  di dunia, termasuk para investor yang hendak menanamkan modalnya di Indonesia.
Tak hanya pihak asing dan lokal saja, Pemerintah juga turut ikut berpartisipasi di acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center pada tanggal 08-10 November 2017 nantinya. Jadi bagi Anda yang berkecimpung di bidang infrastruktur, acara ini bisa menjadi acuan bagi Anda untuk mendapatkan banyak proyek sekaligus terhubung dengan berbagai profesional lainnya bertaraf internasional

Kamis, 07 September 2017

Menguak Bagaimana Keadaan Infrastruktur Indonesia Yang Sebenarnya Saat Ini



Menguak Bagaimana Keadaan Infrastruktur Indonesia Yang Sebenarnya Saat Ini


 Banyak pihak yang menilai bahwa infrastruktur Indonesia saat ini jauh mengalami ketertinggalan bila dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya yang ada di ASEAN. Dan itu bukan sekedar isu belaka.

Hal tersebut bahkan dibenarkan oleh Sri Mulyani Indrawati selaku menteri keuangan Indonesia, yang beberapa waktu lalu membebarkan secara gamblang, mengapa banyak pembangunan dan  proyekinfrastruktur Indonesia mengalami ketertinggalan bila dibandingkan dengan negara tetangga.

“ini sama sekali bukan disengaja, tapi memang sejak presiden-presiden yang terdahulu juga mengalami kesusahan untuk mengatasi hal ini.” ujar Sri Mulyani.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan bahwa, salah satu faktor utama yang menghalangi pembangunan dan proyek infrastruktur di Indonesia adalah krisis moneter yang melanda Asia di tahun 1998 hingga tahun 1999 yang lalu. Alhasil, negara Indonesia pun menimbun banyak utang yang cukup besar untuk memperbaiki kembali stablitas negara setelah krisis tersebut terjadi.

Tak hanya itu, di momen tersebut Pemerintah juga harus cekatan dalam mengembalikan rasa percaya rakyat Indonesia, dengan tetap berupaya mengurangi jumlah hutang yang menumpuk tersebut.

Sri Mulyani pun lantas membandingkan dengan pemerintahan sekarang dibawah kepemimpinan Jokowi.

“di masa pemerintahan yang sekarang ini (pemerintahan Jokowi) kita bisa melihat Indonesia yang lebih stabil, rasio hutang yang lebih stabli, walaupun belum semaksimal yang diharapkan,” tandas Sri Mulyani.

Namun, Sri Mulyani kembali mengatakan bahwa di titik yang sekarang ini, Indonesia memiliki harapan dan kesempatan yang lebih besar demi mengejar ketinggalan pembangunan infrastruktur sejak 18 tahun belakangan ini. Akan tetapi, dirinya juga mengatakan bahwa mengejar ketertinggalan itu bukanlah hal yang mudah karena harus berbarengan dengan stabilitas keungan negara yang juga harus tetap dijaga.

“bila di titik yang sekarang ini, akan sangat penting untuk melibatkan sektor swasta terkait pembangunan, dan bank dunia siap membantu akan hal tersebut.” Tambahnya.

Dalam beberapa kesempatan, Sri Mulyani pun secara khusus meminta kepada Jim Yong Kim selaku presiden dari World Bank Group untuk lebih mengedepankan kerja sama yang lebih erat dengan negara Indonesia demi menyelesaikan ketertinggalan soal pembangunan tersebut.

Selain itu, cara ini dianggap Sri Mulyani sebagai satu langkah besar agar pendanaan yang dilakukan tidak hanya selalu bergantung kepada Pemerintah saja.

Untuk menarik banyak investor baik lokal maupun asing, setidaknya dibutuhkan sebuah skema dan struktur pendanaan yang lebih kreatif lagi di era sekarang ini. Setidaknya, itulah yang hendak diterapkan oleh Sri Mulyani di masa pemerintahan Jokow ini.

Dan demi membuka banyak peluang kerja sama baik pemerintah, investor lokal maupun asing, dan para pelaku lainnya di bidang proyek infrastrukur dan pembangunan. Maka diadakan pula event Indonesia Infrastructure Week 2017, yang akan digelar  di Jakarta Convention Center pada tanggal 8-10 November, 2017.

Di tahun lalu, event tahunan pameran infrastruktur terbesar di Indonesia ini telah berhasil mempertemukan banyak pelaku bisnis di bidang infrastruktur, investor, dan juga pemerintah dengan lebih dari 40 negara yang bergabung di event tersebut.

Event ini diharapkan mampu menghasilkan nilai investasi yang tepat bagi pembangunan dan proyek infrastruktur di Indonesia kedepannya.

Jadi bagi Anda para pelaku proyek pembangunan dan infrastruktur di Indonesia, jangan lewatkan event tahunan Indonesia Infrastructure Week 2017,  dan temukan banyak peluang kerja sama dalam satu tempat!